| 
  • If you are citizen of an European Union member nation, you may not use this service unless you are at least 16 years old.

  • Whenever you search in PBworks, Dokkio Sidebar (from the makers of PBworks) will run the same search in your Drive, Dropbox, OneDrive, Gmail, and Slack. Now you can find what you're looking for wherever it lives. Try Dokkio Sidebar for free.

View
 

sportsid

Page history last edited by sportsid 3 months, 3 weeks ago

sportsid - Seni, agama, serta bangsa/negara punya pertalian di antara satu dengan lain. Akan tetapi, pertalian di antara ke-3  hal semacam itu tidak sebuah masalah yang mudah. Hubungan sangatlah dinamik, kompleks, dan problemtik.

 

Poll: Many adults played sports when young, but few still play | News |  Harvard T.H. Chan School of Public Health

 

Banyak seni yang tercipta dari agama akan tetapi malahan kebalikannya, agama tak memberikan dukungan keproduktifan seni. Begitu halnya bangsa/negara, banyak yang memberikan dukungan kesenian namun demikian di lain bagian juga banyak yang tak memberikan dukungan perubahan kesenian khusus lantaran dikontrol oleh doktrin agama.

 

Hal semacam itu mencuat dalam kuliah umum yang dipertunjukkan oleh Pusat Study Pancasila Kampus Katolik Parahyangan (PSP UNPAR) di Kamis (4/8/22) secara offline di Gedung auditorium Pusat Evaluasi Arntz-Geise UNPAR ( PPAG UNPAR) dengan selalu mencermati prosedur Covid-19. Acara bertopik "Musik serta Beribadah: Spirit Musik dalam Sejumlah agama" itu mengundang Ir. Iman Prabowo,AIA , IAI,MM yang disebut orang arsitek dan musikus classic serta Prof. Sumanto Al Qurtuby, Ph.D. sebagai Direktur Nusantara Institute serta pendidik King Fahd University of Petroleum dan Minerals, Arab Saudi.

 

Prof. Sumanto menyampaikan pertalian di antara seni, agama, serta bangsa/negara adalah satu masalah yang tak mudah. Seni serta agama dapat sama sama rukun, akan tetapi juga bisa jadi lawan satu dengan lain.

 

"Ada saatnya agama memberikan dukungan seni, ada saatnya agama jadi factor yang menghalangi perubahan seni. Seni dalam batasan khusus sangatlah menilai agama sebab itu banyak seni yang di inspirasi oleh agama," ucapnya.

 

Bercakap terkait seni serta agama, ada beberapa agama yang memanfaatkan seni sebagai instrument buat peribadatan sebagai instrument buat memberikan soal yang punya sifat praktek ritus. Akan tetapi, ada saatnya agama sangatlah batasi perubahan kesenian lantaran dirasa menghancurkan landasan doktrin keagamaan serta cuman punya sifat kesenangan semata.

 

Selanjutnya, Prof. Sumanto menyampaikan jika kesenian tidak selamanya berpengaruh negatif pada agama, begitu juga sebaliknya.

 

"Kita mestinya hidup berdamai dengan seni, tak ada produk seni yang kurangi makna keagamaan. Kesenian tak ada hubungan dengan itu. Banyak barisan agama yang malahan membuat seni sebagai instrument dekatkan diri kepada Tuhan. Tak selama-lamanya kesenian berpengaruh negatif. Musik yakni sisi dari seni serta seni yakni sisi dari budaya" ujarnya.

 

Searah dengan hal semacam itu, Ir. Iman bercakap terkait pengalaman serta faedah yang ia rasakan dari musik classic yang adalah sisi dari seni.

 

Merilis dari thehealthy.com, ia menjelaskan faedah dari musik classic yang bisa dirasa ialah :

 

Menolong turunkan tekanan darah

Tumbuhkan rasa empati hingga lebih responsif pada sekitar lingkungan

Menolong tidur

Memudahkan terasa sakit

Menambah memory/daya ingat

Meredam rasa resah

Menambah kapabilitas otak

Bikin pendengar enjoy (relaxing)

" Sehingga sesungguhnya ada 8 saja yang dengan menguasai adalah faedah dari musik classic," papar alumni Arsitektur UNPAR itu.

 

Menurut dia, di Amerika sendiri udah mengimplementasikan pengajaran/pendidikan musik classic sedini kemungkinan dengan prosedur parenting yang udah dilakukan sepanjang sejumlah tahun.

 

BERITA OLAHRAGA : https://beritaolahraga.skyrock.com/3350981070-Berita-Olahraga-Paling-Akurat.html

 

Ia bercerita perjalanannya jika musik bisa membentuk selaras serta empati di kehidupan, jadi jembatan dalam membentuk pertemanan, mengaitkan lepas oleh karena ada ketaksamaan, adalah bahasa yang universal (bisa dimengerti secara global), membentuk serta punya pengaruh pada trik memikir yang positif.

 

 

"Musik jadi bahasa universal, saya pikir waktu kita bercakap musik tiap-tiap bangsa akan juga bercakap hal sama," katanya.

UNPAR.AC.IDBandung - Seniagamaserta bangsa/negara punya pertalian di antara satu dengan lainAkan tetapipertalian di antara ke-3  hal semacam itu tidak sebuah masalah yang mudahHubungan sangatlah dinamikkompleksdan problemtik.

Banyak seni yang tercipta dari agama akan tetapi malahan kebalikannyaagama tak memberikan dukungan keproduktifan seniBegitu halnya bangsa/negarabanyak yang memberikan dukungan kesenian namun demikian di lain bagian juga banyak yang tak memberikan dukungan perubahan kesenian khusus lantaran dikontrol oleh doktrin agama.

Hal semacam itu mencuat dalam kuliah umum yang dipertunjukkan oleh Pusat Study Pancasila Kampus Katolik Parahyangan (PSP UNPARdi Kamis (4/8/22secara offline di Gedung auditorium Pusat Evaluasi Arntz-Geise UNPAR ( PPAG UNPARdengan selalu mencermati prosedur Covid-19Acara bertopik "Musik serta BeribadahSpirit Musik dalam Sejumlah agamaitu mengundang IrIman Prabowo,AIA , IAI,MM yang disebut orang arsitek dan musikus classic serta ProfSumanto Al QurtubyPh.Dsebagai Direktur Nusantara Institute serta pendidik King Fahd University of Petroleum dan MineralsArab Saudi.

ProfSumanto menyampaikan pertalian di antara seniagamaserta bangsa/negara adalah satu masalah yang tak mudahSeni serta agama dapat sama sama rukunakan tetapi juga bisa jadi lawan satu dengan lain.

"Ada saatnya agama memberikan dukungan seniada saatnya agama jadi factor yang menghalangi perubahan seniSeni dalam batasan khusus sangatlah menilai agama sebab itu banyak seni yang di inspirasi oleh agama," ucapnya.

Bercakap terkait seni serta agamaada beberapa agama yang memanfaatkan seni sebagai instrument buat peribadatan sebagai instrument buat memberikan soal yang punya sifat praktek ritusAkan tetapiada saatnya agama sangatlah batasi perubahan kesenian lantaran dirasa menghancurkan landasan doktrin keagamaan serta cuman punya sifat kesenangan semata.

SelanjutnyaProfSumanto menyampaikan jika kesenian tidak selamanya berpengaruh negatif pada agamabegitu juga sebaliknya.

"Kita mestinya hidup berdamai dengan senitak ada produk seni yang kurangi makna keagamaanKesenian tak ada hubungan dengan ituBanyak barisan agama yang malahan membuat seni sebagai instrument dekatkan diri kepada TuhanTak selama-lamanya kesenian berpengaruh negatifMusik yakni sisi dari seni serta seni yakni sisi dari budayaujarnya.

Searah dengan hal semacam ituIrIman bercakap terkait pengalaman serta faedah yang ia rasakan dari musik classic yang adalah sisi dari seni.

Merilis dari thehealthy.comia menjelaskan faedah dari musik classic yang bisa dirasa ialah :

Menolong turunkan tekanan darah
Tumbuhkan rasa empati hingga lebih responsif pada sekitar lingkungan
Menolong tidur
Memudahkan terasa sakit
Menambah memory/daya ingat
Meredam rasa resah
Menambah kapabilitas otak
Bikin pendengar enjoy (relaxing)
Sehingga sesungguhnya ada 8 saja yang dengan menguasai adalah faedah dari musik classic," papar alumni Arsitektur UNPAR itu.

Menurut diadi Amerika sendiri udah mengimplementasikan pengajaran/pendidikan musik classic sedini kemungkinan dengan prosedur parenting yang udah dilakukan sepanjang sejumlah tahun.

Ia bercerita perjalanannya jika musik bisa membentuk selaras serta empati di kehidupanjadi jembatan dalam membentuk pertemananmengaitkan lepas oleh karena ada ketaksamaanadalah bahasa yang universal (bisa dimengerti secara global), membentuk serta punya pengaruh pada trik memikir yang positif.

"Musik jadi bahasa universalsaya pikir waktu kita bercakap musik tiap-tiap bangsa akan juga bercakap hal sama," katanya.

Comments (0)

You don't have permission to comment on this page.